Selasa, 09 Desember 2014

rencana tuhan

Rencana tuhan

 

Maha besar Allah...

Tuhan selalu punya rencana indah, tentunya lebih indah dari rencana kita...

Tuhan telah mengenalkan laki laki itu yang kini telah menjadi masalaluku, aku bahagia pada saat itu, dia mencintaiku dengan segenap adanya aku lalu kita berjalan beriringan untuk sama sama mengenal-Nya, aku selalu berharap dia yang terakhir untukku tapi ternyata tuhan belum menginzinkan..

Aku menangis, aku menolak aku marah dengan keadaan pada saat itu. tapi perlahan aku sadar ketika tuhan mengambil apapun yang ada dalam genggamanku itu tandanya tuhan akan menggantikan dengan lebih baik...

Bibirku kembali tersenyum, tapi hatiku??

Hatiku?? Lagi lagi soal hati..

Hatiku masih sakit, trauma mungkin?

Hari hari ku serasa putih lalu abu abu dan kadang hitam, gelap..

Astagfirullah, ucap hatiku..

Dalam lamunan panjangku kini aku tersadar,

Aku harus hidup, aku punya tuhan dialah segalanya bagiku...

Aku percaya kesedihan itu datangnya 1 paket, dimana ada kesedihan disitu juga di temukan kebahagiaan.

Tuhan kembali menghadirkan tokoh baru dalam skenario-Nya, tanpa sengaja aku mengenal sosok baru.

Dia mampu menghadirkan warna warna baru, tak lagi putih abu atau hitam, sampai akhirnya aku sadar ternyata masih banyak warna cantik dalam duniaku seperti halnya mendung lalu hujan, dalam hujan apa terus diam??

Yaa itu pilihan.........

Dulu aku memilih untuk diam dalam hujan karena aku takut aku takut untuk berlari. Tapi setelah aku mengenalnya aku sadar jika aku harus lari lari dan lari untuk mengejar pelangi, karena aku berhak untuk menikmati indahnya warna pelangi..

Sungguh tak pernah terlintas dalam benakku jika aku akan di pisahkan lagi dengan dia sosok baru itu.

Lagi lagi aku percaya ini rencana tuhan sebuah skenario yang telah tuhan tata sedemikian indah, tapi perpisahan kali ini sebenarnya hanya sebuah jarak yang mungkin susah untuk di lewati dengan jalan setapak...

Ahhh aku tak peduli dengan jarak..

Aku berharap dia tetap menjadi dia yang selama ini ada di balik cerita ceritaku, dia pendukungku, dia penguatku, dia yang saat ini menempati tempat istimewa dalam hatiku, dan akuu???

Aku tak peduli aku di tempatkan di sudut mana dalam hatinya, aku hanya ingin seperti rumah dimana tempat dia pulang, dia berteduh dan dia melepas lelah sehingga dia menemukan titik kenyamanan dalam rumah itu,.

Yaa aku ingin ada disetiap detik menit jam dan harinya, terlalu berlebihan mungkin?

Tapi aku berjanji tak akan meninggalkannya seperti laut yang tak pernah meninggalkan pantai, seperti bulan yang tak pernah meninggalkan bumi begitu juga bintang yang tak pernah meninggalkan langit..

Tapi semua itu hanya harap dan citaku saja, aku kembalikan rencanaku pada-Nya karena sebaik baiknya rencana hanya renca-Nya yang tebaik..

Aku bahagia telah mengenal dia, dan bersyukur karena tuhan telah memberikan obat untukku menjadi hidup kembali, kembali menjadi wanita yang penuh dengan harapan..

Meskipun saat ini aku tak tau mesti sedih atau senang tapi ini adalah citanya dan aku harus turut bahagia untuknya..

Terus semangat di tanah rantauanmu, untuk masa depan dan  keluargamu  kelak

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar